NASKAH UJIAN TENGAH SEMESTER
MATA KULIAH : MSDM II
PROGRAM STUDI :
MANAJEMEN / 2013-A
TGL/BLN/THN :
SIFAT UJIAN :
DOSEN : Dr. PRIYONO, MM.
WAKTU
:
Cermati perintah pertanyaan dibawah ini
dengan baik dan benar serta kerjakan pada lembar jawaban yang telah disediakan.
1.
Jelaskan kelebihan dan
kelemahan bila seorang pegawai telah mengelola karirnya (Skor 20).
2.
Menurut pendapat saudara apakah
perlu suatu perusahaan atau organisasi melaksanakan perencanaan dan
pengembangan sumber daya manusia ? (bila perlu atau tidak, jelaskan secara
rinci disertai contoh konkritnya). (Skor : 25).
3.
Jelaskan kelebihan dan
kelemahan Evaluasi kinerja bila diterapkan dengan benar, disertai dengan contoh
konkritnya. (Skor : 15).
4.
Menurut pendapat saudara apakah
pentingnya Evaluasi kinerja bagi seorang karyawan, pemimpin, dan perusahaan itu
sendiri ? (disertai dengan contoh konkritnya).(Skor : 20).
5.
Menurut pendapat saudara,
apakah gaji dan upah itu sama ? bila ya atau tidak sebutkan dan jelaskan secara
rinci disertai contoh konkritnya.(Skor : 20).
============SELAMAT MENGERJAKAN==================
1.
Jelaskan kelebihan dan
kelemahan bila seorang pegawai telah mengelola karirnya!
Kelebihan:
a. Meningkatkan kemampuan manajerial dalam memikul tanggung jawab yang
lebih besar dalam berbagai kemampuan teknis secara lebih mendalam untuk memperoleh
adanya jaminan dan kestabilan dalam pekerjaan. Kemampuan berbuat sesuatu yang lebih besar dalam kehidupan kekaryaannya serta kemampuan untuk bekerja
lebih mandiri, sehingga lebih berkesempatan mengembangkan potensi diri
b.
Memperoleh tingkat kompensasi yang lebih besar dari biasa dan mendapatkan kebebasan dalam pekerjaan, ada jaminan keselamatan
dalam pekerjaan serta mengejar prestasi dinas dalam bekerja. Memperoleh perasaan puas dalam mengelola karir dan rasa
puas dalam bekerja berbeda untuk setiap orang sesuai dengan tingkat kebutuhan
dan keinginan yang bersangkutan.
c. Mengetahui bahwa mengelola karir adalah
termasuk minat pegawai yang merupakan tugas kewajiban pegawai tersebut. Mengetahui mengelola karir yang tidak berarti hanya
melalui peningkatan kedudukan seorang pegawai dari yang rendah ke tingkat yang
lebih tinggi. Tetapi sesuatu perubahan yang diinginkan pegawai. Serta menyadari bahwa mengelola karier ke depan dapat mempergunakan spesialisasi dalam bidang teknis
dan kemampuan di bidang teknologi informasi.
Kelemahan:
a.
karakter kompetensi yang
merupakan kepemilikan informasi yang dikuasai seseorang dalam kaitannya dengan
bidang pekerjaan tertentu. Pengetahuan mampu memprediksi apa yang mampu
dilakukan seseorang, bukan apa yang akan dilakukan. Itu berarti hanya sebagian pegawai yang mempunyai
pengetahuan untuk memprediksilah yang dapat berhasil dalam mengelola karirnya.
b.
Kompetensi keterampilan mental
atau kognitif meliputi pemikiran analitis (memproses pengetahuan atau data,
menentukan sebab dan pengaruh, mengorganisasi data dan rencana) serta pemikiran
konseptual (pengenalan pola data yang kompleks) yang artinya pegawai yang tidak mempunyai
kepercayaan diri untuk mengahadapi tuntutan-tuntutan baru organisasi, tidak dapat menumbuhkan, mengembangkan semua
kemampuan intelektual,wawasan, motivasi dan dedikasi pada posisi pekerjaan yang diemban tidak akan berhasil dalam mengelola karirnya. Karena, manusia akan mampu bekerja dengan baik bilamana SDM tersebut
ditempatkan pada posisi dan jabatan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya.
2.
Menurut pendapat saudara apakah
perlu suatu perusahaan atau organisasi melaksanakan perencanaan dan
pengembangan sumber daya manusia ? (bila perlu atau tidak, jelaskan secara
rinci disertai contoh konkritnya).
Menurut saya:
Sangat perlu suatu perusahaan atau organisasi melaksanakan perencanaan dan
pengembangan karir. Karena, lebih fokus pada kemajuan
dan perbaikan dengan rasa syukur, pikiran jernih, apresiasi atau penghargaan,
serta optimisme. Sebab, menurut saya, untuk menghadapi deraan pengaruh negatif harus dibangkitkan saat
ini adalah rasa optimisme di segala bidang. Seni mengapresiasi keberhasilan, walau itu kecil,
akan lebih efektif untuk mendorong perbaikan di semua bidang, daripada kritik
misalnya.
Contoh:
Program
Magang bagi dosen junior yang bertujuan untuk:
a.
Memperluas wawasan dosen junior
mengenai pelaksanaan dan penyelenggaraan dunia kerja dosen (pengajaran,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) dengan cara memberi kesempatan
untuk mengalami secara langsung pelaksanaan kegiatan Tridharma tersebut di PT
Pembina
b.
Memberi kesempatan kepada dosen
junior untuk menjalin networking dengan dosen senior asal PTP besar
c.
Memberikan pengalaman kepada
dosen junior untuk mengenal secara langsung manajemen perguruan tinggi di PTP
Pembina.
3.
Jelaskan kelebihan dan
kelemahan Evaluasi kinerja bila diterapkan dengan benar, disertai dengan contoh
konkritnya.
Kelebihan:
a.
Menilai potensi pegawai untuk
masa yang akan datang
b.
Penilai dituntut untuk berfikir
secara seksama mengenai kinerja setiap karyawannya
c.
Penilai dituntut untuk
membedakan antara tingkat kinerja karyawan yang berbeda
d.
Memberikan gambaran prestasi
kerja secara akurat
e.
Standar untuk kerja jelas dan
ukuran kinerja juga jelas
Kelemahan:
a.
Cenderung berfokus pada
perilaku ekstrim dan bukan pada kinerja rutin harian karyawan sehingga bisa
menyalahgunakan kekuasaan
b.
Dapat menimbulkan kebencian
serta pengenduran semangat kerja karyawan
c.
Tidak mampu memenuhi kelompok
distribusi yang telah diatur karyawan dibawah atau diatas rata-rata
d.
Penggunaan kalimat-kalimat yang
umum dalam menggunakan prestasi kerja dan karakter pegawai dapat mengurangi
keterkaitannya dengan pekerjaan
e.
Sering kali tujuan-tujuan yang
ditentukan oleh para pegawai bias terlalu sederhana
Contoh:
Seperti pada PT
Unilever. Suatu faktor yang diketemukan dalam penelitian faktor-faktor yang
dapat mempengaruhi kinerja dari karyawan di dalam perusahaan Unilever yang
berada atau berlokasi di Surabaya Jawa timur ini ditindak lanjuti oleh
perusahaan dengan mengadakan perbaikan dalam bidang sumber daya manusia nya
atau karyawannya. Hal ini ditindak lanjuti karena dari hasil evaluasi kinerja
hal-hal tersebut sangat mempengaruhi kinerja karyawan PT Unilever yang ada di
Surabaya. Dengan berpacuan pada hasil penelitian tersebut, perusahaan ini
mengacu pada perbaikan struktur SDM mulai dari pelatihan , pendidikan,
pengembangan karier, jaminan kesehatan dan keselamatan serta adanya motivasi
bagi karyawannya agar dpat bekerja sesuai dengan prosedur dan tugas nya
masing-masing. Perbaikan tersebut terlihat sangat membantu dan secara
signifikan dapat mengatasi problematika yang dihadapi oleh para karyawan.
4.
Menurut pendapat saudara apakah
pentingnya Evaluasi kinerja bagi seorang karyawan, pemimpin, dan perusahaan itu
sendiri ? (disertai dengan contoh konkritnya).
Menurut saya:
Bagi pemimpin
Salah satu tujuan
pentingnya evaluasi kinerja bagi seorang pemimpin adalah memastikan bahwa
karyawan mampu melaksanakan bermacam-macam tugas yang berkaitan dengan
kedudukan dan peran masing-masing untuk mencapai tujuan tersebut. Pemimpin harus
peka terhadap kemampuan dan keahlian karyawan
Bagi karyawan
membantu karyawan dalam meningkatkan kebutuhan karir internal mereka
sendiri. Dengan evaluasi kinerja ini dapat diketahui ciri-ciri positif dan
negatif yang ada pada diri seseorang untuk lebih meningkatkan kemampuan kerja,
baik dengan menggunakan ciri-ciri positif sebagai modal maupun dengan usaha
yang sistematik untuk menghilangkan atau paling sedikit mengurangi ciri-ciri
negative.
Bagi perusahaan
Memperbaiki
seluruh internal perusahaan, diantaranya rasa kebersamaan, loyalitas,
komunikasi, dan meningkatkan kemampuan baik antara atasan maupun bawahan.
Contoh:
Desentralisasi
yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001 di Indonesia melibatkan semua
administrasi pemerintah daerah dan serangkaian wewenang dan tanggung jawab yang
luas. Secara keseluruhan, hal-hal tersebut hampir mencapai 40 persen dari total
belanja pemerintah di tahun 2006. Peran pemerintah daerah dalam memberikan
layanan dan mewujudkan tujuan-tujuan pembangunan negara semakin besar
dibandingkan sebelumnya. Bagaimanakah kinerja mereka enam tahun setelah
penerapan desentralisasi tersebut Dengan tidak adanya sistem pemantauan,
evaluasi, dan, pengukuran kinerja yang sistematis, pertanyaan penting tersebut
tidak dapat dijawab secara akurat. Oleh karena itu, implikasi kebijakan
desentralisasi yang lebih luas tetap tidak jelas.
Semua pemangku kepentingan telah menyadari pentingnya pemantauan dan evaluasi kinerja pemerintah daerah. Sementara sejumlah latihan percobaan oleh instansi-instansi pemerintah serta organisasi-organisasi nasional dan internasional telah dilakukan, tidak ada perangkat evaluasi komprehensif yang telah diterapkan di tingkat nasional. Perangkat yang diterapkan di tingkat nasional tidak hanya akan mendorong semangat kompetisi yang sehat, akan tetapi juga dapat digunakan oleh warga negara untuk membandingkan kinerja pemerintah daerah mereka dengan praktik-praktik terbaik di kabupaten-kabupaten lainnya
5.
Menurut pendapat saudara,
apakah gaji dan upah itu sama ? bila ya atau tidak sebutkan dan jelaskan secara
rinci disertai contoh konkritnya.
Tidak sama
Gaji
Bentuk pembayaran secara berkala dari atasan
kepada bawahannya yang dinyatakan dalam suatu kontrak kerja
Upah
Penghargaan karyawan yang dimanifestasikan
berwujud uang atau suatu jasa yang dianggap sama dengan itu
Perbedaannya
Gaji itu pengganti jasa bagi tenaga kerja
yang sifatnya lebih konstan dan ditetapkan melalui perhitungan masa yang lebih
panjang, sedangkan upah itu pembayaran bagi karyawan berdasarkan jumlah pekerjaan
yang telah diselesaikan.
Contoh :
Gaji Sinta di PT.Aries Centaurus 2013 adalah Rp 2.000.000,00
per bulan. Berapa gajinya dalam setahun?
Diketahui :
Gaji per bulan = Rp 2.000.000,00
1 tahun = 12 bulan
Ditanya : Gaji dalam setahun ...?
Jawab :
Gaji dalam setahun = gaji per bulan x 12 bulan
= Rp 2.000.000,00
x 12
= RP.24.000.000,00 / tahun
================JAWABAN ==================
Tidak ada komentar:
Posting Komentar